2. Penutupnya terbuat dari bahan plastik transparan kaku berukuran besar, dengan setidaknya satu pelat atau pintu yang dapat dilepas untuk memudahkan pengamatan dan pengoperasian.
3. Lubang persegi dengan panjang sisi 150 mm digunakan sebagai saluran cahaya, dan talang digunakan untuk membantu lubang persegi tersebut menghalangi air yang jatuh.
4. Bagian penutup yang dekat dengan lubang persegi disemprot dengan cat hitam matte untuk mengurangi hamburan.
5. Nosel dilengkapi dengan lubang berdiameter 1,19 mm dan pipa pasokan air yang dirancang dengan tepat untuk memastikan kolom air berbentuk kerucut yang stabil dan seragam.
6. Kalibrasi peralatan pengukuran optik, koreksi koefisien refleksi spekular R' dari peralatan pengukuran pada kondisi kering dan basah, dan tentukan faktor koreksi untuk perubahan cahaya hamburan antara kondisi kering dan basah (tentukan variasi R' antara kedua kondisi tersebut).
7. Instrumen dapat menyesuaikan nosel dan pasokan air untuk memastikan seluruh permukaan sampel dikelilingi oleh semprotan air. Sudut antara aliran air yang mengenai permukaan sampel dan permukaan sampel harus 10° (tidak kurang dari 5°) untuk membentuk lapisan air pada permukaan sampel. Laju aliran air yang mengenai permukaan sampel harus setara dengan curah hujan aktual, dengan laju presipitasi 50/tan10°mm/jam (284mm/jam). Sebelum pengukuran, jaga agar semprotan air tetap stabil selama minimal 2 menit dan pertahankan kondisi semprotan air yang stabil selama proses pengukuran.
8. Laju aliran air yang mengenai permukaan sampel ditentukan sebagai berikut: Tandai pusat geometris dudukan sampel dan putar ke posisi horizontal. Perkiraan pusat permukaan kerucut aliran air jet harus bertepatan dengan pusat geometris dudukan sampel. Letakkan kolektor tertutup di pusat geometris dudukan sampel. Hidupkan sakelar jet, atur tekanan air nosel agar jet stabil dan bertahan lebih dari 2 menit. Lepaskan penutup kolektor dan mulai timer secara bersamaan, semprotkan air selama jangka waktu tertentu (minimal 1 menit), lalu segera tutup kembali kolektor. Lepaskan kolektor, letakkan di permukaan horizontal dan ukur kedalaman air. Hitung laju aliran air berdasarkan kedalaman air dan waktu penyemprotan air.