ItuYY8503cbergegaspenguji dan Otomatis YY109 penguji kekuatan pecahKedua instrumen ini penting untuk menguji sifat fisik kertas, karton, dan kardus. Mereka memainkan peran penting dalam pengendalian mutu bahan kemasan. Berikut adalah metode penggunaan dan tindakan pencegahan untuk kedua instrumen ini.
PenggunaanPenguji Ketahanan:
Itupenguji tekanan terutama digunakan untuk mengukur kekuatan tekan cincin.(RCT)kekuatan tekan tepi(ECT)kekuatan ikatan(MENEPUK) dan kekuatan tekan datar dari karton.(FCT)Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:
1. Pekerjaan persiapan:
1). Pastikan lingkungan kerja instrumen memenuhi persyaratan, dengan suhu berkisar antara (20 ± 10)℃.
2). Periksa apakah ukuran pelat penekan dan langkah uji instrumen sesuai dengan standar pengujian.
2. Persiapan sampel:
1). Sesuai dengan standar pengujian, potong sampel hingga ukuran yang ditentukan.
2). Pastikan arah gelombang sampel tegak lurus terhadap kedua pelat penekan alat uji kompresi.
3. Proses pengujian:
1). Letakkan sampel di antara kedua pelat penekan alat uji kompresi.
2). Atur kecepatan pengujian, yang secara default adalah 12,5 ± 3 mm/menit, atau disesuaikan secara manual menjadi 5 - 100 mm/menit.
3). Berikan tekanan pada sampel hingga sampel tersebut runtuh.
4. Hasil pembacaan:
1). Catat tekanan maksimum yang dapat ditahan oleh sampel, yang merupakan kekuatan tekan sampel.
2). Hasil pengujian dapat ditampilkan melalui fungsi pencetakan data.
Penggunaan Alat Uji Kekuatan Pecah:
Alat penguji kekuatan sobek terutama digunakan untuk mengukur kekuatan sobek kertas. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:
1. Persiapan:
1). Pastikan lingkungan kerja instrumen memenuhi persyaratan, dengan suhu dalam kisaran (20 ± 10)℃.
2). Periksa sumber gaya instrumen untuk memastikan keakuratannya, dengan presisi mencapai 0,02%.
2. Persiapan sampel:
1). Sesuai dengan standar pengujian, potong sampel sesuai ukuran yang ditentukan.
2). Pastikan permukaan sampel rata dan tidak memiliki cacat yang terlihat jelas.
3. Proses pengujian:
1). Jepit sampel pada alat uji kekuatan pecah.
2). Berikan tekanan pada sampel hingga pecah.
3). Catat nilai tekanan maksimum pada saat sampel pecah.
4. Hasil pembacaan:
1). Hitung kekuatan pecah sampel, biasanya dalam satuan kPa atau psi.
2). Hasil pengujian dapat ditampilkan melalui fungsi pencetakan data.
Catatan Penting:
1. Kalibrasi Instrumen:
1).Lakukan kalibrasi secara berkala pada alat uji kompresi dan alat uji kekuatan pecah untuk memastikan keakuratan hasil pengujian.
2)Kalibrasi harus dilakukan sesuai dengan standar yang relevan, seperti ISO2758 "Kertas - Penentuan Kekuatan Pecah" dan GB454 "Metode untuk Menentukan Kekuatan Pecah Kertas".
2. Pemrosesan Sampel:
1)Sampel harus disimpan di lingkungan standar untuk menghindari paparan kelembapan atau panas.
2)Ukuran dan bentuk sampel harus sesuai dengan standar pengujian untuk memastikan keterbandingan hasil pengujian.
3. Pengoperasian yang Aman:
1)Operator harus menerima pelatihan profesional dan memahami metode penggunaan serta prosedur pengoperasian yang aman dari instrumen tersebut.
2)Selama proses pengujian, berhati-hatilah untuk mencegah sampel terlempar keluar atau kerusakan instrumen yang dapat menyebabkan cedera.
Dengan menggunakan alat uji kompresi dan alat uji kekuatan pecah secara tepat, kualitas deteksi kertas, karton, dan kardus dapat ditingkatkan secara efektif, sehingga memastikan kinerja bahan kemasan memenuhi persyaratan.
Waktu posting: 05-Agustus-2025




